Minggu, 13 Oktober 2013

Cinta Bersyarat

 Cinta Bersyarat
Jika kamu pelaku cinta bersyarat maka kamu termasuk orang yang “egois”.Kenapa ? Karena focus bahagia cinta bersyarat itu ada ada “kamu” bukan “dia”.
Syarat bahagiakan kamu,syarat bahagiakan salah satu.Padahal cinta itu bukan tentang “kamu” atau “aku” tapi “kita”.
Cinta besyarat itu membatasi padahal pada dasarnya manusia dambakan”kebebasan”.Saat naluri kebebasan kamu dibatasi timbulah konflik atau pembrontakan.Hasil akhir dari konflik biasanya adalah luka lebam atau perpisahan.Buat apa bersatu jika pada akhirnya berpisah ? bukan begitu ?
Cinta bersyarat membuat kamu menjadi “tertutup”.Ini merugikan kamu sendiri yang inginkan berpasangan.Jika kamu tertutup mana mungkin kamu bercinta ? karena cinta dapat kamu rasakan jika kamu “terbuka”.
Cinta bersyarat membuat kamu hanya menjadi “tempat singgah” bukan “tempat tinggal”.Dalam cinta bersyarat terdapat “kesesaatan” dan resiko cinta bersyarat adalah cintamu “hilang”.

Bagaimana itu kesesaataan?
Lalu apa maksud tempat singgah ?
Dan benarkah cinta bersyarat egois ?
Apakah betul cinta bersyarat menimbulkan konflik?
Kenapa ?
Seperti apa penjelasannya ? beli bukunya !
(buku lagi dalam proses,kalo mau tanya jawab mention @_prolove)

0 komentar:

Posting Komentar